DIET? BISA YUK Tentunya sebagai seorang Kota Bekasi

DIET? BISA YUK

Tentunya sebagai seorang Wanita memiliki badan yang langsing, kurus adalah impian semua. Tak heran jika banyak dari para remaja yang mencoba diet instan tapi tidak mempunyai ilmu diet. Selain dengan diet tanpa ilmu, untuk mereka-mereka yang mempunyai uang lebih memilih suntik lemak atau pergi ke klinik kecantikan estetika. saya yang seperti remaja pada umumnya, dengan gen dari awal yang mudah gendut atau berisi memilih langsung mencoba diet tanpa ada ilmunya di awal pandemic kemarin.

Sekolah mulai diliburkan karena kasus korona di Indonesia sekitar bulan maret 2020. Saya mengambil kesempatan ini untuk meng-glow up kan diri saya, tentunya yang ada di benak saya saat itu wanita kurus pasti akan cantik. Kebetulan saat itu keluarga kami mempunyai alat olahraga seperti treadmill dan barbel kecil yang dapat membantu proses diet. Sebetulnya saya termotivasi dari tante saya yang berhasil menurunkan 20 kg dengan makanan-makanan yang lebih sehat dan berkalori rendah. Tapi dia jarang olahraga hanya sekedar mengatur pola makan, jadi saya juga akan memulainya dari memangkas asupan kalori saya.

Saya mulai memasak sendiri makanan saya, hanya kentang rebus, telur rebus, tidak menggunakan sayuran saat itu, karena saya semenjak kecil tidak menyukai sayuran, sayuran diberi bumbu aja tidak suka apalagi hanya direbus. Setiap saya hendak makan saya mencari fakta kalorinya dulu di google. Setelah beberapa hari saya memaksa diri saya dengan makan-makanan yang saya tidak sukai, mood saya menjadi hancur, buang air besar sulit, dan lain lain. Saya mulai menonton you tube, tik tok, mengikuti akun Instagram seputar diet. Dari situ saya mengambil pelajaran umum seputar diet yang baik, ada juga yang merekomendasikan untuk menggunakan fatsecret dalam menghitung kalori harian dan berolahraga cardio atau yoga untuk membantu proses penghancuran lemak dan menambah massa otot. Saya juga diberi tahu bahwa diet yang menyiksa itu malah membuat badan kita stress, jadi saya rombak lagi system diet saya.

Nama nya juga remaja ya, ada bandel-bandelnya, sudah diberi tahu bahwa ga baik terlalu banyak memangkas kalori tapi dibenak saya semakin tidak banyak asupan kalori dalam sehari, semakin saya mudah kurus. Jadi saya menetapkan jadwal saya pada hari itu

Pagi, bangun jam setengah 5 lalu sholat kemudian olahraga yoga. Lalu jam 7 nya saya sarapan bersama keluarga, tentunya dengan makanan yang healthy dan dengan porsi yang amat sedikit. Saat itu saya selalu bilang ke ayah saya, “aku maunya makan nasi merah dan ngga mau yang digoreng atau bertepung”. Jadi ayah saya setiap beli makanan di pagi dan sore hari selalu ada menu khusus untuk saya dan keluarga saya mengganti nasinya menjadi nasi merah. Misal pagi itu ayah saya membelikan pepes ikan, maka saya hanya memakan 1/3 nya saja hahahaha, karena saya takut jika kalorinya kebanyakan. Lanjut di jam 9 setelah orang tua saya berangkat kerja, saya ikut online class, selepas dari class saya langsung olahraga lagi kadang dengan treadmill, cardio, ya pokoknya ikutin video you tube chloe thing biasanya. Kemudian sore harinya sekitar jam 6 atau habis maghrib saya makan lagi, selepas makan saya olahraga lagi. Jadi bayangkan saja, sehari makan hanya 2 kali dan olahraga 3x. So pasti tubuh saya stress banget kan yaaa.

Setelah sekitar 1 bulan an perubahan yang saya rasakan besar sekali, mulai dari semua celana saya longgar, baju banyak yang sudah seperti oversize, hingga muka saya yang sudah tidak ada jerawat atau bruntusan lagi, chabby pipi yang mulai berkurang, dan lain sebagainya. Tentunya saya merasa berhasil hingga waktu itu di hari raya idul fitri berat saya yang dari 58kg menjadi 50kg, lumayan bukan?.

Pola diet saya yang salah itu terus saya lakukan, hingga sudah lebih dari 2 bulan saya tidak haid. Tentunya saya menyembunyikannya dari mama saya. Saya berusaha mencari tau ada apa sih dengan tubuh saya, kenapa saya tidak haid lama?. Keadaan itu membuat saya takut, terlebih lagi rambut saya mulai mudah rontok dengan sendirinya. Disisi lain diri saya tetap membenarkan diet saya karena efektif dan instan hasilnya. Semakin bertambah hari berat saya semakin berkurang. Hingga diposisi saya sudah kurus 160/44 kg. tapi ketika saya bercermin, masih banyak hal yang dikeluhkan. Ih ini lengannya masih besar, pahanya masi besar. Padahal orang tua saya sudah melihat saya sangat kurus (karena gen kami kebanyakan berbadan berisi/besar)

Hingga disuatu ketika saya sudah lelah olahraga. Dan saya memutuskan puasa tapi tidak sahur, dan setelah berbuka saya akan makan terserah kesukaan saya, tapi hanya makan 1 waktu. Saya tidak berfikir asupan nutrisi saya terpenuhi atau tidak, lambung saya, dan lainnya. Sudah beberapa hari saya menerapkan puasa seperti itu, hingga disuatu ketika saya hendak berbuka puasa. Saya memilih menu tahu gila yang super pedas dan ice cream. Itu dengan kondisi lambung saya tidak makan dari kemarin malem. Setalah saya beruka, saya merasa perut perih sekali dan memuntahkan semua yang saya makan.

Saya terbaring sekitar 2 hari dikasur, tidak makan apapun karena jika saya memakan sesuatu, saya langsung memuntahkannya, saya hanya meringkuk dikasur dengan perut yang sangat perih. Kebetulan saya tidur sendiri di lantai 2 dan saat itu mama dan ayah saya lagi sakit, sehingga saya tidak berani mengeluh apapun. Makin lama sangat menyakitkan, minum pun saya muntahkan dan kaka saya yang saya suruh membuangkan kresek muntahan saya. Malem itu hujan deras, ayah saya keatas memberi makan karena saya tidak turun-turun sejak lama. Melihat kondisi saya yang sudah terbaring lemas ayah saya dan kaka saya langsung membawa saya ke rumah sakit terdekat

Malam hari itu sekitar jam 9 malam tubuh saya tergeletak di ruang UGD. Beberapa kali saya memuntahkan cairan hijau, padahal saya belum memakan apapun sejak lama. Hingga tim perawat memerika darah dan tensi saya, darah saya sangat rendah kala itu. Berat saya sekitar 160/39, berat badan yang sangat rendah sepanjang umur saya. Saya dirawat inap selama 3 malam 4 hari karena lambung.

Keluar dari rumah sakit tepat sehari sebelum idul adha. Padahal aku yang diet ngga bener tapi yang repot orang serumah hahaha. Jadi dari ringkas cerita di atas mungkin kita bisa ambil pelajaran. Diantaranya, ketahuilah ilmunya terlebih dahulu sebelum terjun ke suatu hal selain itu juga jangan terlalu keras terhadap tubuh sendiri, nikmati saja prosesnya. Kalau ditanya keadaan saya bagaimana sekarang setelah sukses diet itu saya jadi mengalami binge eating. Jadi semacam takut kalau hendak makan. Dibenak saya “jangan makan banyak, kalau makan kamu gendut”. Bahkan diotak saya seperti ada kalkulator otomatis penghitung kalori. Lalu sekarang saya masih kurus atau tidak? Tentu tidak hahaha. Setelah lulus kelas 3 SMA saya full dirumah dan kerjaanya cuma makan tidur sembari kerja (saya ada kerja sampingan online). Apalagi mama saya yang tau saya ada gangguan makan, jadi selalu disediakan makanan yang enak-enak dirumah. Saya juga sudah lepas dari rutinitas olahraga dulu.

Tentunya semenjak mau masuk kuliah ini saya jadi perhatian lagi terhadap tubuh saya. Rasa tidak percaya diri karena gemuk lagi membuat otak saya langsung berfikir “aku diet lagi ah”. Tapi kali ini saya tidak ingin mengulanggi hal serupa. Saya memilih cathring makanan sehat di jogja mengindari manis, tepung, semacam itu. Lebih kearah pilih menu yang lebih healthy gitu aja sih, kalau makan menu ala anak kos ya pasti masih makan misal mie instan. Dibuat simple saja, karena sejatinya makanan yang lebih sehat lebih banyak serat membuat kita lebih mudah kenyang dan kenyang lebih lama, jadi tidak menganggu kosentrasi kuliah dan kerja online saya.

Diet itu ngga menyiksa kok, asal sabar ikutin proses nya. Saya akan berbagi sedikit tips mengenai diet yang bisa kalian ikutin;

1. Perhatikan kalori harian. Kamu bisa mulai dengan mencari tahu dulu berapa kalori harianmu kira-kira, karena setiap orang berbeda beda, ada aplikasi seperti fatsecret yang dapat membantu memprediksi kira-kira berapa kalori yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Mudah caranya hanya memasukan jenis kelamin, umur, berat badan awal, dan tinggi badan lalu akan tercantumkan kira-kira berapa sih kalori yg dibutuhkan. Seperti hal nya saya yang sehari kira-kira membutuhkan sekitar 1200 kalori (umumnya bagi perempuan). Jika ingin mengurangi berat badan kitab bisa memangkas kalori harian itu dengan setiap hari memakan sekitar 1000 kalori, jika ingin berat yang stabil (tidak bertambah dan berkurang) maka pas diangka 1200 setiap hari nya kalori yang dimasukan ketubuh, jika ingin menambah berat badan maka mengkonsumsi 1200 lebih kalori

Catatan yang perlu diingat setiap 1 kg lemak dalam tubuh kita membutuhkan pengurangan sekitar 7000 kalori. Dan jangan terlalu memangkas kalori harian dibawah 1000, karena kalori harian yang dibutuhkan itu berfungsi dalam menjalankan organ dalam tubuh kita. Jadi jika terus menerus dibawah 1000 kalori perhari tubuh kita akan kekurangan energi untuk mengkoordinasi organ dalam tubuh/ berjalan kurang baik.

2. Mulai dari pembagian nutrisi dalam makanan. Dalam satu piring, usahakan terdapat 50% sayuran, 30% protein, 20% karbohidrat

3. Jangan skip sarapan pagi, terlebih lagi yang sudah mempunyai masalah lambung. Usahakan makan pagi sebagai dasar beraktifitas

4. Untuk pengurangan berat badan yang lebih optimal, bisa dengan dibarengi olahraga, tidak harus over exercise seperti saya dulu. Sebetulnya cukup dengan sehari 30 menit, kunci utama nya yaitu konsisten dalam menjalankannya. Bisa dengan yang simple dulu bagi pemula seperti lari, senam, hingga cardio sampai angkat beban ( tergantung kebutuhan ya, bisa searching di google lebih jelasnya)

5. Jangan lupa asupan protein harus selalu di imbangi, terutama yang diet dengan olahraga. Karena sejatinya protein sangat dibutuhkan tubuh kita dalam pembentukan otot untuk menghancurkan lemak

6. Untuk pemula yang dapat lebih dikurangi dulu atau bahkan dihindari seperti gula, makanan kemasan, karbohidrat olahan. Boleh asal jangan setiap hari, kitab isa menetapkan waktu cheatday bagi diet kita. Cemilan cemilan yang kurang sehat tadi dapat diganti buah-buahan

7. Memperbanyak minum air putih. Karena kadang rasa lapar yang timbul itu karena haus, jadi seperti lapar tipuan

8. Jangan lupa perhatikan pola tidur. Kadang rasa lapar ditengah malam itu selalu ada dan cenderung lapar dijam jam malam ingin makan yang high calori, jadi lebih baik tidur lebih awal dan bangun lebih pagi untuk berolahraga pagi

9. Makan dengan tidak tergesa-gesa. Karena sejatinya tubuh kita akan memberi sinyal kenyang setelah 20 menit makan.

Sepertinya segini aja dulu deh, untuk info lainnya kalian bisa searching lagi. Ingat punya ilmu dulu dan jangan terlalu keras sama tubuh. Good luck bagi yang sedang atau mau diet. Papay….

0
77
There are no advertisements in the Bekasi yet
Other News Bekasi
https://avalanches.com/id/bekasi_pengenalan_edukasi_tentang_bahaya_covid19_dan_dampak_covid19_pada_ke962828_30_10_2020
https://avalanches.com/id/bekasi_pengenalan_edukasi_tentang_bahaya_covid19_dan_dampak_covid19_pada_ke962828_30_10_2020
https://avalanches.com/id/bekasi_pengenalan_edukasi_tentang_bahaya_covid19_dan_dampak_covid19_pada_ke962828_30_10_2020

Aktivitas pelajar Indonesia sekarang tentunya telah berubah sejak merebaknya virus Covid-19, dan di era new normal ini pelajar tetap beraktivitas seperti sedia kala tetapi harus dengan melaksanakan pola hidup bersih dan sehat. Pelajar tentunya harus diberikan edukasi yang benar agar meminimalisir penularan virus Covid-19.

Dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19, STIMIK NUSA MANDIRI menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata KKN era Covid-19. Kuliah Kerja Nyata KKN era Covid-19 ini tentunya berbeda dengan yang biasa dilakukan yaitu bisa dengan cara webinar karena untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Dan saya sebagai salah satu mahasiswa STMIK NUSA MANDIRI ini menggunakan cara webinar yang dilakukan dalam ruang lingkup sempit yaitu pelajar SD Santa Lusia Bekasi.


Show more
0
37
Other News Indonesia

Kepala Divisi Hukum Serikat Pekerja Transjakarta Muslihan Aulia Haris menyatakan Keberatan terkait Pemberhentian Laporan Kepolisian nya di dalam proses Penyelidikan yang di lakukan oleh oknum penyidik Unit 5 Subdit III Sumdaling Ditresskrimsus Polda Metro Jaya yg terlihat Janggal di duga telah melanggar Hukum, HAM dan Kode Etik Polri


Jakarta, Memperingati HUT Bayangkara ke 76, Kepala Divisi Hukum Serikat Pekerja Transjakarta Muslihan Aulia Haris, SH menyatakan keberatan terkait Pemberhentian Penyelidikan Laporan Kepolisian Nomor LP/6755/XI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, Tanggal 13 November 2020 yang dilakukan oleh Oknum Penyidik Unit 5 Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya


Muslihan Aulia Haris berpendapat Pemberhentian Penyelidikan Laporan Kepolisian tersebut terlihat janggal yang diduga telah melanggar Hukum, HAM dan Kode Etik Polri, terlebih di tengah Trending nya Hashtag #PercumaLaporPolisi di Media Sosial yang sampai menempati posisi teratas di indonesia, dan turun nya tingkat kepercayaan Masyarakat terhadap Institusi Kepolisian Republik Indonesia, bahkan sampai adanya slogan "Kasih data jadi perdata, kasih Dana baru bisa jadi Pidana ”


Kejanggalan Pemberhentian Penyelidikan tersebut diantaranya sebagai berikut :


1. Penyidik belum melakukan Pemeriksaan kepada Terlapor Utama dengan alasan Kesehatan nya, padahal Pelapor mempunyai bukti bahwa Terlapor Utama tersebut bisa Bepergian menghadiri Kegiatan-kegiatan bahkan keluar Negeri,


2. Penyidik melakukan Pemberhentian Penyelidikan hanya berdasarkan Pendapat Ahli Perburuhan dari Universitas Indonesia semata,


Padahal Sebagaimana ketentuan Pasal 3 Huruf a point (6) Surat Edaran Nomor. /7/VII/2018 Tentang Penghentian Penyelidikan menyatakan bahwa Pendapat ahli tersebut (jika di perlukan);


menurut Pelapor Persfektik seorang Ahli tersebut belum di perlukan dalam perkara dimaksud, karena Pelapor sudah cukup memenuhi dan menyampaikan 2 alat bukti tersebut yaitu Berupa: Keterangan Saksi Korban (Pelapor), surat-surat, keterangan Saksi-saksi (dari Pelapor), petunjuk,


sebagaimana Pasal 25 Ayat (1) dan (2) Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia No. 6 Tahun 2019 Tentang Penyidikan Tindak Pidana, bahwa Penetapan tersangka berdasarkan paling sedikit 2 alat Bukti yang di dukung barang bukti, sesuai Pasal 1 Angka 14, Pasal 17 dan Pasal 21 UU No. 8 Tahun 1981 dan sesuai Pasal 184 Ayat (1) KUHAP, dan sesuai kutipan amar putusan MK No. 21/PUU-XII/2014 Tanggal 28 April 2015,


Terlebih Keterangan ahli bukan lah satu-satu nya yang dapat berdiri sendiri yang dapat menentukan perkara tersebut merupakan Tindak Pidana atau bukan, melainkan harus saling berkaitan dengan alat bukti lain nya,


selain itu Muslihan Aulia Haris selaku Pelapor berpendapat bahwa Persfektif Ahli Perburuhan Akademisi dari Universitas Indonesia tersebut adalah keliru karena tidak berdasarkan Pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, tidak berdasarkan pada teori ataupun dasar hukum yang menjadi rujukan nya, di duga adanya penggiringan Ahli perburuhan, karena Pelapor dengan sangat mudah bisa membantah dan membuktikan dalil-dalil maupun bukti-bukti untuk membantah pendapat Ahli Perburuhan Akademisi dari Universitas Indonesia tersebut,


selain itu Pelapor tidak mengetahui Ahli Perburuhan Akademisi dari Universitas Indonesia yang dimaksud tersebut, Siapa Ahli Perburuhan yang dimaksud? darimana dan kapan gelar Ahli tersebut didapat? siapa yang memberikan Gelar Ahli tersebut? apa saja yang bisa menunjukan keahlian orang yang dianggap Ahli tersebut? apakah ada karya ilmiah atau buku-buku yang sudah diterbitkan oleh Ahli tersebut sebagai Rujukan? Buku apa, rujukan atau teori darimana, karangan siapa, halaman berapa yang dipakai oleh Ahli tersebut? karena seorang Ahli tidak boleh menggunakan teori baru, apalagi mengeluarkan Pendapat hanya sesaat tergantung kebutuhan, tergantung siapa yang meminta dan siapa yang membayar, Kapan dan dimana Penyidik melakukan Pemeriksaan kepada Ahli Perburuhan tersebut? dan apa saja Format dari Pertanyaan yang diajukan oleh Penyidik kepada Ahli Perburuhan Akademisi dari Universitas Indonesia tersebut? (tidak Transparan atau Samar),


3.Proses Penyelidikan tersebut berjalan sangat lambat lebih dari 120 Hari dan tidak Transparan karena beberapa kali Pelapor tidak menerima SP2HP yang seharus nya diterima secara berkala paling sedikit 1 kali setiap bulan, baik diminta ataupun tidak diminta, sehingga mengharuskan Pelapor menyampaikan Surat keberatan kepada Direktorat Kriminal Khusus maupun ke Kapolda Metro Jaya, Penyidik beberapa kali menyampaikan keberatan akan surat tersebut dan menyampaikan akan melakukan SP3 Perkara di maksud, dan menyarankan agar Pelapor mau menerima Uang Damai (Pelapor menduga merupakan Upaya Suap) dari Terlapor sebesar 163.934.444, tetapi Pelapor menolak nya,


Dari Uraian Muslihan Aulia Haris S.H selaku Kepala Divisi Hukum Serikat Pekerja Transjakarta dan sekaligus selaku Pelapor berharap agar Instansi-Instansi yang berwenang dapat melakukan Investigasi kepada Para Oknum Penyidik yang diduga telah melanggar Hukum, HAM dan Kode Etik Polri karena telah menghentikan Proses Penyelidikan Perkara dimaksud dengan Janggal dan berharap agar Proses Penyelidikan tersebut bisa di tingkatkan ke Penyidikan dan bisa di serahkan ke kejaksaan, agar Slogan Tagar #PercumaLaporPolisi“ ataupun Slogan *_“Kasih Data jadi Perdata, Kasih Dana Baru bisa jadi Pidana”,Ataupun Sindiran "Ganti Polisi dengan Satpam BCA", bisa hilang di tengah Masyarakat, sehingga mengembalikan kepercayaan Masyarakat Pada Institusi Kepolisian Republik Indonesia, Selamat memperingati HUT Bayangkara RI Ke 76

Show more
0
6
https://avalanches.com/id/jakarta_jakarta_memperingati_hut_bayangkara_ke_76_kepala_divisi_hukum_serika2822042_04_07_2022

Laporan Kepolisian di hentikan Secara Janggal Kepala Divisi Hukum Serikat Pekerja Transjakarta lapor ke Propam Polda Metro Jaya

Jakarta, Memperingati HUT Bayangkara ke 76, Kepala Divisi Hukum Serikat Pekerja Transjakarta Muslihan Aulia Haris, SH membuat Pengaduan ke Bidang Pofesi Pengamanan Polda Metro Jaya (Bid Propam Polda Metro Jaya) terkait keberatan Pemberhentian Penyelidikan Laporan Kepolisian Nomor LP/6755/XI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, Tanggal 13 November 2020 yang dilakukan oleh Oknum Penyidik Unit 5 Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya


Selain itu Muslihan Aulia Haris, SH juga sudah membuat Pengaduan ke Kompolnas, Ke Ombudsman Republik Indonesia, Ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Ke Kapolri, Ke Kapolda, Kementerian Hukum dan HAM dan lain sebagainya,

Hal tersebut dilakukan karena Muslihan Aulia Haris berpendapat Pemberhentian Penyelidikan Laporan Kepolisian tersebut terlihat janggal yang diduga telah melanggar Hukum, HAM dan Kode Etik, terlebih di tengah Trending nya Hashtag #PercumaLaporPolisi di Media Sosial yang sampai menempati posisi teratas di indonesia, dan turun nya tingkat kepercayaan Masyarakat terhadap Institusi Kepolisian Republik Indonesia, bahkan sampai adanya slogan “Kasih data jadi perdata, kasih Dana baru bisa jadi Pidana”,


Kejanggalan Pemberhentian Penyelidikan tersebut diantaranya sebagai berikut :

1.Penyidik belum melakukan Pemeriksaan kepada Terlapor Utama dengan alasan Kesehatan nya, padahal Pelapor mempunyai bukti bahwa Terlapor Utama tersebut bisa Bepergian menghadiri Kegiatan-kegiatan bahkan keluar Negeri,


2.Penyidik melakukan Pemberhentian Penyelidikan hanya berdasarkan Pendapat Ahli Perburuhan dari Universitas Indonesia semata,


Padahal Sebagaimana ketentuan Pasal 3 Huruf a point (6) Surat Edaran Nomor. /7/VII/2018 Tentang Penghentian Penyelidikan menyatakan bahwa Pendapat ahli tersebut (jika di perlukan);


menurut Pelapor Persfektik seorang Ahli tersebut belum di perlukan dalam perkara dimaksud, karena Pelapor sudah cukup memenuhi dan menyampaikan 2 alat bukti tersebut yaitu Berupa: Keterangan Saksi Korban (Pelapor), surat-surat, keterangan Saksi-saksi (dari Pelapor), petunjuk,


sebagaimana Pasal 25 Ayat (1) dan (2) Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia No. 6 Tahun 2019 Tentang Penyidikan Tindak Pidana, bahwa Penetapan tersangka berdasarkan paling sedikit 2 alat Bukti yang di dukung barang bukti, sesuai Pasal 1 Angka 14, Pasal 17 dan Pasal 21 UU No. 8 Tahun 1981 dan sesuai Pasal 184 Ayat (1) KUHAP, dan sesuai kutipan amar putusan MK No. 21/PUU-XII/2014 Tanggal 28 April 2015,


Terlebih Keterangan ahli bukan lah satu-satu nya yang dapat berdiri sendiri yang dapat menentukan perkara tersebut merupakan Tindak Pidana atau bukan, melainkan harus saling berkaitan dengan alat bukti lain nya,


selain itu Muslihan Aulia Haris selaku Pelapor berpendapat bahwa Persfektif Ahli Perburuhan Akademisi dari Universitas Indonesia tersebut adalah keliru karena tidak berdasarkan Pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, tidak berdasarkan pada teori ataupun dasar hukum yang menjadi rujukan nya, di duga adanya penggiringan Ahli perburuhan, karena Pelapor dengan sangat mudah bisa membantah dan membuktikan dalil-dalil maupun bukti-bukti untuk membantah pendapat Ahli Perburuhan Akademisi dari Universitas Indonesia tersebut,


selain itu Pelapor tidak mengetahui Ahli Perburuhan Akademisi dari Universitas Indonesia yang dimaksud tersebut, Siapa Ahli Perburuhan yang dimaksud? darimana dan kapan gelar Ahli tersebut didapat? siapa yang memberikan Gelar Ahli tersebut? apa saja yang bisa menunjukan keahlian orang yang dianggap Ahli tersebut? apakah ada karya ilmiah atau buku-buku yang sudah diterbitkan oleh Ahli tersebut sebagai Rujukan? Buku apa, rujukan atau teori darimana, karangan siapa, halaman berapa yang dipakai oleh Ahli tersebut? karena seorang Ahli tidak boleh menggunakan teori baru, apalagi mengeluarkan Pendapat hanya sesaat tergantung kebutuhan, tergantung siapa yang meminta dan siapa yang membayar, Kapan dan dimana Penyidik melakukan Pemeriksaan kepada Ahli Perburuhan tersebut? dan apa saja Format dari Pertanyaan yang diajukan oleh Penyidik kepada Ahli Perburuhan Akademisi dari Universitas Indonesia tersebut? (tidak Transparan atau Samar),


3.Proses Penyelidikan tersebut berjalan sangat lambat lebih dari 120 Hari dan tidak Transparan karena beberapa kali Pelapor tidak menerima SP2HP yang seharus nya diterima secara berkala paling sedikit 1 kali setiap bulan, baik diminta ataupun tidak diminta, sehingga mengharuskan Pelapor menyampaikan Surat keberatan kepada Direktorat Kriminal Khusus maupun ke Kapolda Metro Jaya, Penyidik beberapa kali menyampaikan keberatan akan surat tersebut dan menyampaikan akan melakukan SP3 Perkara di maksud, dan menyarankan agar Pelapor mau menerima Uang Damai (Pelapor menduga merupakan Upaya Suap) dari Terlapor sebesar 163.934.444, tetapi Pelapor menolak nya,


Dari Uraian Muslihan Aulia Haris S.H selaku Kepala Divisi Hukum Serikat Pekerja Transjakarta dan sekaligus selaku Pelapor berharap agar Instansi-Instansi yang berwenang dapat melakukan Investigasi kepada Para Oknum Penyidik yang diduga telah melanggar Hukum, HAM dan Kode Etik karena telah menghentikan Proses Penyelidikan Perkara dimaksud dengan Janggal dan berharap agar Proses Penyelidikan tersebut .bisa di tingkatkan ke Penyidikan dan bisa di serahkan ke kejaksaan, agar Slogan Tagar “#PercumaLaporPolisi “ ataupun Slogan “Kasih Data jadi Perdata, Kasih Dana Baru bisa jadi Pidana”, Atau “Ganti Polisi dengan Satpam BCA” bisa hilang di tengah Masyarakat, sehingga mengembalikan kepercayaan Masyarakat Pada Institusi Kepolisian Republik Indonesia, Selamat HUT Bayangkara Ke 76

Show more
0
4
Other world news
https://avalanches.com/eg/cairo_do_you_toss_and_turn_in_bed_every_night_do_you_watch_the_clock_as_you3188903_22_07_2022

Do you toss and turn in bed every night? Do you watch the clock as your wake-up time mercilessly approaches and only manage to fall asleep at some point in the morning? Have you been counting sheep for hours and still can't sleep?


Everybody sometimes can't fall asleep. The problem is when this condition lasts a long time or recurs frequently.


Professionally, the condition where you cannot fall asleep is called insomnia. It is dangerous and it is not pleasant to play with it. Sleep is vital for a person. A person suffering from insomnia cannot fall asleep or wakes up frequently.

Common symptoms are:


- difficulty falling asleep at night.


- waking up early in the morning without the ability to go back to sleep.


- frequent nighttime awakenings


- night watch, confusion of day and night


Read more at :

https://healthretrival.blogspot.com/2022/07/insomina-sleeping.html

Show more
0
14
https://avalanches.com/eg/cairo_prostate_enlargement_usually_occurs_in_men_with_age_the_enlargement_c3167882_21_07_2022

Prostate enlargement usually occurs in men with age. The enlargement can be benign or malignant.

If classified as benign, the enlarged prostate is called benign prostatic hyperplasia (BPH). As for whether it is malignant, it will lead to prostate cancer.


Although it does not endanger the life of the victim, the complaints that arise due to an enlarged prostate are very disturbing activities.


Some people who have an enlarged prostate will feel dissatisfied when urinating.


Symptoms can include a weak urinary stream, increased frequency of urination, frequent awakenings at night, and an inability to hold back the urge to urinate.


In severe cases, an enlarged prostate can cause urinary retention, which is a condition in which a person is unable to excrete urine that is in the bladder.


To overcome the prostate, whether to surgery? Actually, the action to treat this condition depends on the severity.


The main goal of treating an enlarged prostate is to improve the patient's quality of life. The therapy offered also varies, depending on the severity of the symptoms experienced.


To determine the severity, the doctor will perform a series of tests including:


- International Prostate Symptom Score (IPSS) test score.


- Lab tests, such as urinalysis, prostate- specific antigen (PSA), and kidney function.


- Urophlometry (evaluation of the urine stream), calculation of residual urine.


- Images of the prostate that can be an ultrasound exam.

Read more :


https://healthretrival.blogspot.com/2022/07/dangerous-prostate-size.html

Show more
0
19
https://avalanches.com/za/durban_edk_media_attends_a_film_music_and_dance_workshop_in_umlazi_3131657_20_07_2022
https://avalanches.com/za/durban_edk_media_attends_a_film_music_and_dance_workshop_in_umlazi_3131657_20_07_2022

EDK Media attends a film, music and dance workshop in Umlazi


Ezase Durban Media KZN better known as EDK Media is a Film and TV production company established back in 2011, based in the heart of Durban KwaZulu-Natal. It offers a variety of services including: TV Presenting Training, Photoshoots, TV Shows, Documentaries, Events management and many more.


On Friday the 15th of July 2022, EDK Media production team attended an art workshop in Umlazi, the south eastern part of KwaZulu-Natal which was held in Umlazi Cinema Hall.


The event was solely based on ways that the youth could utilize to venture into the corporate sector and the entertainment industry. The gap has been identified, that the youth is seeking employment rather than self employment. With the unemployment rate at its peak in South Africa, it is crystal clear that having a degree does not automatically translate to employment.


Dignitaries and speakers from different places graced the event with their presence, amongst which Mr Xolani Dlamini, the founder and event organizer of Urban Arts Entertainment attended. Menzi Theo (executive director of EDK Media), Bella Mnyandu and Smangele Sokhela commended the event organizers for pulling off such a great event in such a short space of time.


We still have a long way ahead to ensure that our government is democratically accountable for its people and for the young people to be granted equal opportunity. We're hopeful that events of this nature make a dent.

Show more
0
12